Tips Sebelum Melakukan Instal Ulang Komoputer|JerKomp. Install ulang Operating System (OS) komputer memang kegiatan yang suatu saat dibutuhkan, bahkan ada yang dijadikan sebagai rutinitas. Dengan install ulang, komputer menjadi segar kembali dan lebih cepat saat digunakan. Karena, sudah barang tentu kalau semakin lama komputer digunakan, apalagi sering memasang bermacam aplikasi, akan semakin menghambat kecepatan kerjanya.
Lambatnya kinerja komputer bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya adalah semakin menumpuknya junk file/ file sampah, yang salah satunya merupakan file sisa dari aplikasi yang dibuang/ uninstall. Faktor lainnya juga dipengaruhi karena jarang men-defrag file di hard-disk sehingga program yang menjalankan file tersebut menjadi tersendat.
Dengan install ulang, masalah lambatnya kinerja komputer tersebut bisa diminimalkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum komputer di-install ulang, terutama kalau komputer tersebut bukan milik sendiri, alias dimintai bantuan oleh orang lain.
Lambatnya kinerja komputer bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya adalah semakin menumpuknya junk file/ file sampah, yang salah satunya merupakan file sisa dari aplikasi yang dibuang/ uninstall. Faktor lainnya juga dipengaruhi karena jarang men-defrag file di hard-disk sehingga program yang menjalankan file tersebut menjadi tersendat.
Dengan install ulang, masalah lambatnya kinerja komputer tersebut bisa diminimalkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum komputer di-install ulang, terutama kalau komputer tersebut bukan milik sendiri, alias dimintai bantuan oleh orang lain.
![]() |
Instal Komputer |
Yang pertama, selamatkan dulu data-data penting yang ada di drive system. Maksudnya, data-data seperti doc/dox (MS. Word), xls/xlsx (MS. Excel), ppt/pptx (MS. Power Point) dan data penting lainnya yang ada di drive tempat OS dipasang. Tempat-tempat seperti My Documents, My Music, My Pictures, My Videos dan juga Downloads merupakan tempat yang biasanya file-file tersebut disimpan. Salin/ copy semua ke drive/ partisi yang memang dikhususkan untuk menyimpan data-data penting. Kalau tidak tersedia, maka dibuatlah terlebih dahulu. Namun, jika OS komputer sudah rusak parah, tidak bisa dijalankan sama sekali, maka gunakan Portable OS seperti Mini XP yang terdapat dalam Hiren Boot CD.
BEBERAPA JENIS SISTEM OPERASI
Setelah selesai di-copy, maka perhatikan dulu program-program yang disudah ada di dalam komputer. Pastikan semua program tersebut sudah ada master file/ mentahannya. Seperti halnya MS. Office, Photoshop, Corel DRAW, atau yang lainnya, terutama adalah driver hardware komputer itu sendiri. Karena, komputer tanpa driver akan membuat kinerjanya tidak maksimal.
Chipset, Network Card, Sound Card, Graphic Card dan USB, merupakan beberapa driver yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Driver hardware tersebut biasanya disediakan satu paket dengan komputernya (dalam bentuk CD/DVD). Namun, jika ternyata tidak punya atau hilang, bisa juga memanfaatkan program yang berisi kumpulan driver semacam DriverPack. Jika tidak ada juga, maka minimal punya HirenBootCD yang di dalamnya terdapat banyak program untuk back-up driver.
Yang selanjutnya, siapkan Bootable dari OS yang ingin dipakai, bisa berbentuk CD/DVD, atau bikin sendiri menggunakan media flash-disk. Bootable di sini, lebih mudahnya adalah media yang bisa berjalan tanpa harus membuka sistem (OS) terlebih dahulu. Setelah semuanya tersedia, maka dimulailah proses operasi/pembedahan komputernya.
Demikian tulisan yang sederhana ini, semoga bisa bermanfaat.
Setelah selesai di-copy, maka perhatikan dulu program-program yang disudah ada di dalam komputer. Pastikan semua program tersebut sudah ada master file/ mentahannya. Seperti halnya MS. Office, Photoshop, Corel DRAW, atau yang lainnya, terutama adalah driver hardware komputer itu sendiri. Karena, komputer tanpa driver akan membuat kinerjanya tidak maksimal.
Chipset, Network Card, Sound Card, Graphic Card dan USB, merupakan beberapa driver yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Driver hardware tersebut biasanya disediakan satu paket dengan komputernya (dalam bentuk CD/DVD). Namun, jika ternyata tidak punya atau hilang, bisa juga memanfaatkan program yang berisi kumpulan driver semacam DriverPack. Jika tidak ada juga, maka minimal punya HirenBootCD yang di dalamnya terdapat banyak program untuk back-up driver.
Yang selanjutnya, siapkan Bootable dari OS yang ingin dipakai, bisa berbentuk CD/DVD, atau bikin sendiri menggunakan media flash-disk. Bootable di sini, lebih mudahnya adalah media yang bisa berjalan tanpa harus membuka sistem (OS) terlebih dahulu. Setelah semuanya tersedia, maka dimulailah proses operasi/pembedahan komputernya.
Demikian tulisan yang sederhana ini, semoga bisa bermanfaat.
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.